Inilah Petunjuk Teknis Budidaya Tanaman Hias Talas (Aglaonema)

Petunjuk Teknis Budidaya Tanaman Hias Talas (Aglaonema)
Merawat tanaman hias telah menjadi trend masyarakat modern. Diskusi Cara budidaya tanman hias dalam greenhouse selalu menarik banyak orang kota. Hobi ini memang secara umum menjangkiti masyarakat perkotaan. Akan tetapi hobi dan kesenangan merawat tanaman hias juga tengah merambah lapisan masyarakat desa.

Banyak juga dari hobi merawat tanaman hias lalu berubah menjadi peluang bisnis. Hal ini karena komunitas tanaman hias memperkenalkan peluang jual beli tanaman hias. Tidak hanya melayani kebutuhan permintaan sesama penyuka tanaman hias, akan tetapi juga kebutuhan masyarakat umum, bahkan ekspor.

Kali ini kita membahas tentang budidaya Aglaonema (tanaman bunga talas-talasan). Sebetulnya perawatan tanaman ini relatif mudah. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah pencahayaan, kelembaban dan media tumbuh.

Info Dasar Tanaman Bunga Aglaonema
• Memiliki sekitar 30 spesies ini. Di Indoensia lebih dikenal dengan sebutan “Sri Rejeki”
• Populer dengan indoor plant. Tidak perlu cahaya matahari terik, karena dapat membakar helai daun Aglaonema. Akan tetapi kekurangan cahaya menghambat pertumbuhan.
• Tanda-tanda kelebihan cahaya : pucat, putih, dan titik-titik gosong atau terbakar, daun terlihat tegak.
• Pencahayaan tanaman bunga yang dibutuhkan sekitar 10% – 30%. Artinya butuh paranet 70% – 90%.
• Untuk dataran rendah gunakan paranet 90% sehingga sinar matahari yang masuk 10%.
• Untuk dataran sedang gunakan paranet 70%.
• Di alam bebas, Aglaonema tumbuh dengan baik pada kelembaban yang relatif tinggi dibawah naungan pepohonan.

Petunjuk Penanaman dan Budidaya Tanaman hias Aglaonema
• Media tanam gunakan humus dan pasir halus secukupnya agar subur dan bersifat porous. Perbandingan 1:1
• Boleh di tanam dengan polybag, pot, atau tanah taman.
• Penanaman Aglaonema yang terpenting adalah kelembaban. Jangan kering kerontang dan jangan pula basah.
• Setelah tanam jangan langsung disiran. Tunggu 1 hari atau 2 hari kemudian.
• Siram perlahan dan lembut tanahnya saja, bukan daun atau tanamannya.
• Perawatan berikutnya, frekuensi penyiraman yang baik adalah 2 atau 3 hari sekali.
• Pada saat musim penghujan atau bila menggunakan plastik UV, penyiraman dilakukan bila kelembaban media telah berkurang
• Aglaonema yang masih kecil (seedling, stek) membutuhkan air lebih sedikit.
• Pupuk yang biasa dipakai ialah pupuk NPK. Perbandingan ketiga unsur yang baik digunakan ialah 1 : 1 : 1 atau 3 : 1 : 2.

Pengendalian Hama
Mealybug
Serangga kecil semacam tepung dengan lapisan lilin. Berwarna putih seperti kapas. Sering menempel pada bawah daun atau batang tanaman. Kutu ini dapat diberantas dengan insektisida.

Kutu Perisai
Menyerang bagian daun. Dapat berupa koloni membentuk barisan di bagian tulang daun. Memiliki bentuk seperti perisai pada bagian punggungnya.

Ulat
Ulat selalu hadir di semua tumbuhan. Cara menanganinya adalah dengan menyemprot insektisida seperti Sevin atau Metindo secara rutin sebulan sekali.

Semut, Siput, Belalang
Semut sembunyi pada pangkal batang, di dalam media tanam atau di bawah pot. Dapat diberantas dengan peyemprotan insektisida.

Penyakit
Beberapa penyakit yang perlu diketahui adalah :
Busuk Lunak
Penyebabnya bakteri Erwinia carotovora. Gejala serangan diawali keluarnya lendir, lalu lama-kelamaan berbau tidak sedap dan berubaha warna coklat kehitaman. Sering terjadi pada musim hujan. Untk menghindarinya atur kelembaban normal.

Jamur Fusarium
Disebabkan oleh jamur fusarium dengan gejala serangan bagian tanaman membentuk bercak berwarna merah cerah dengan tepi berwarna ungu kemerahan. Untuk menghindarinya atur jarak antar tanaman.

Busuk
Disebabkan oleh jamur Pythum akibat media tumbuh terlalu basah. Cara mengendalikan agar serangan tidak meluas adalah mengangkat tanaman dan memotong akar yang busuk.

*baca juga Apa Saja Sih Yang Wajib Kita Ketahui Tentang Persemaian (Nursery) ?

Iklan

Greenhouse Pertanian Organik Sebagai Agromart atau Agroshop

Memilih menjadi petani organik adalah pilihan para petani cerdas yang sadar akan pentingnya hasil pertanian yang sehat dan menyehatkan. Barangkali memang tidak mudah pada awalnya. Akan tetapi dengan teknologi naungan dan rumahan tanaman model greenhouse, Anda akan mendapatkan banyak kemudahan sekaligus nilai tambah usaha Anda menjadi agormat atau agroshop yang menjanjikan.

Bingung untuk memulai? Lagi-lagi harus kami yakinkan bahwa Anda tidak sendirian. Komunitas Agromart saat ini sedang tumbuh di berbagai wilayah pertanian di Indonesia. Lebih khusus para petani di wilayah perkotaan atau petani di daerah perbatasan perkotaan. Tidak semata menarik bagi petani lain di sekitar, keberadaan agromart organik ini juga akan membuat Anda menjadi bagian penting sistem revolusi pertanian Indonesia.

2

Jika selama ini hasil dari pertanian organik selalu dijual mahal oleh para distributor, maka sudah saatnya petani juga mulai memikirkan cara khusus untuk dapat menjangkau pelanggan lebih cepat. Selain bekerjasama dengan distributor atau pemasar tanaman organik, kita juga dapat dengan mandiri melakukan penetrasi pasar, sekaligus menjadi bagian dari branding menarik atas produk pertanian organik yang kita budidayakan.

Membangun Greenhouse dan Mempromosikan
Penggunaan Greenhouse memang bukan hal langka lagi bagi petani kita. Akan tetapi konsumen atau masyarakat yang sadar akan pentingnya mengkonsumsi hasil tanaman yang sehat, mereka selalu ingin memastikan bahwa beras, sayuran atau buah-buahan yang dikonsumsi adalah benar-benar organik, sehat dan menyehatkan.

Untuk itulah penting bagi Anda untuk menjangkau dan memberikan bukti khusus bahwa produk Anda layak mendapatkan kepercayaan itu. Dengan membuka greenhouse pertanian organik Anda kepada masyarakat umum, lengkap dengan kalkulasi cara pertanian yang Anda kelola, maka sudah pasti memberikan nilai tambah sekaligus menumbuhkan kepercayaan lebih dari banyak orang yang benar-benar menginginkan makanan sehat.

Tawarkan juga kelebihan – kelebihan lain. Dengan berkunjung ke greenhouse Anda, mereka tidak hanya mendapatkan informasi tentang makanan organik yang Anda kelola, akan tetapi juga harga produk atau komoditas pertanian yang jauh lebih murah. Dengan mendapatkan langsung dari kebun sendiri, maka sudah pasti memangkas banyak tangan distributor, dan tentu ini menjadi alternative dan peluang yang menjanjikan untuk menggarap pelanggan sektor pertanian organik ini.

Mereka Butuh Kesehatan, Bukan Makanan
Berbagai penyakit yang kini menjangkiti masyarakat bukan hanya factor usia. Akan tetapi justru lebih banyak adalah karena factor makanan yang dikonsumsi. Kesadaran ini telah berkembang dan meluas dengan banyaknya masyarakat yang mengejar kebutuhan konsumsinya hanya dengan makanan hasil pertanian organik.

Sebab, saat ini bagi mereka tidak lagi membutuhkan makan kenyang. Yang dibutuhkan adalah makanan yang menyehatkan. Mereka ingin sembuh dari berbagai penyakit yang ada, membangun kembali kekebalan tubuh, mendapatkan makanan dengan nutrisi yang tidak terkontaminasi racun, memilih makanan yang sekaligus dapat menjadi detox (penawar racun) pada sistem pencernaan, dan mendapatkan kesegaran kembali keseluruhan sel-sel tubuh. Kondisi ini hanya dilakukan oleh makanan dari hasil pertanian organik saja!

Menjadi Petani dan Pebisnis Agromart atau Agroshop
Tantangannya adalah pada langkah awal keputusan Anda, lalu kesungguhan Anda dalam melakukan promosi keberadaan pertanian organik greenhouse Anda. Perdalam pengetahuan Anda tentang pertanian organik dan marketing, maka akan semakin menyakinkan Anda bahwa pilihan membuka greenhouse sebagai ladang bertani sekaligus Agromart atau Agroshop adalah pilihan yang tepat. Dengan pengetahuan yang cukup, maka kita dapat memulai melakukan kegiatan bertani dan berpromosi, karena ini cara modern mengelola pertanian.

*baca juga Kolam Ikan Sederhana Bermodalkan Plastik UV